Ketika sedang mengerjakan sebuah proyek, terutama saat membangun gedung atau bagunan, Bapak/Ibu wajib tahu bagaimana cara pasang bata ringan atau hebel. Terutama jika Bapak/Ibu baru pertama kali membangun gedung dengan material yang satu ini.
Pasalnya, cara pasang bata ringan berbeda dengan cara pasang batu bata merah, beton, dan lain sebagainya. Jika Bapak/Ibu belum tahu bagaimana cara memasang hebel yang benar, maka tidak perlu khawatir karena semua tahapannya akan dibahas lengkap di sini.
Kenapa Harus Memasang Bata Ringan dengan Benar?
Pada dasarnya, ada banyak alasan mengapa Bapak/Ibu perlu memasang bata ringan dengan benar saat membangun sebuah gedung atau bagunan. Semua alasan lengkapnya bisa Bapak/Ibu temukan di bawah ini!
1. Agar Tembok Kokoh dan Tidak Mudah Retak
Alasan pertama mengapa Bapak/Ibu perlu tahu cara pasang hebel cepat dan rapi adalah agar tembok bisa berdiri dengan lebih kokoh dan tidak mudah retak. Sebab, jika ada ruang di antara sambungan bata, maka tekanan yang diberikan pun tidak akan merata.
Hasilnya, ketika ada guncangan atau hal lain yang sejenis, dinding akan lebih mudah retak jika tekanan tidak merata. Daya tekan pun tidak akan stabil, sehingga tidak akan kuat dan kokoh seperti seharusnya. Pun begitu saat ada perubahan suhu ekstrem.
2. Menjaga Bangunan Tetap terhadap Suhu Ekstrem dan Polusi Suara
Selain mengetahui cara pasang bata ringan agar tidak retak, Bapak/Ibu juga perlu mengetahui cara pasang yang benar untuk menjaga gedung atau bangunan tetap tahan terhadap suhu ekstrem. Jadi, suhu di dalam bangunan akan tetap terasa nyaman, ideal, dan stabil.
Tak hanya melindungi bangunan dari suhu ekstrem, cara pemasangan yang tepat juga bisa menjaga gedung dari polusi suara. Suara dari luar tidak akan terasa begitu memekikkan telinga, pun begitu dengan suara dari dalam yang tidak akan begitu mengganggu di luar.
3. Menambah Nilai Estetika Bangunan
Bapak/Ibu juga perlu tahu cara pasang bata ringan untuk menambah nilai estetika bangunan. Hal ini karena aplikasi bata ringan yang tepat bisa membuat proses pengacian dan pengecatan jadi semakin mudah. Terlihat rapi dan enak dipandang mata.
Cara Memasang Bata Ringan dengan Rapi dan Benar
Sebelum memasang bata ringan satu per satu, Bapak/Ibu perlu tahu bata ringan direkatkan dengan apa. Jika batu bata biasanya direkatkan dengan batu bata, maka bata ringan umumnya direkatkan dengan lem atau perekat khusus (thin bed mortar).
Jika Bapak/Ibu belum tahu bagaimana cara pasang bata ringan pakai lem, maka berikut adalah langkah demi langkahnya!
- Siapkan sloof dan pondasi yang akan Bapak/Ibu gunakan untuk membangun dinding gedung atau bangunan lain.
- Berikan tanda dengan menarik benang agar lebih rapi dan simetris.
- Siapkan juga waterpass untuk memeriksa kerataan bata ringan saat dipasang.
- Pasang adukan semen instan pada bagian bawah pondasi sebagai lapisan dasar, kira-kira tebalnya 10-20 cm.
- Letakkan bata ringan di atas adukan semen dan ketuk-ketuk dengan palu karet agar lebih rapi, sesuai dengan tarikan benang.
- Gunakan waterpass untuk melihat apakah bata ringan sudah terpasang dengan rata atau tidak.
- Pasang lem atau thin bed mortar di sisi vertikal bata ringan.
- Pasang bata ringan lain di samping bata ringan tadi dan rekatkan dengan menggunakan lem atau thin bed mortar yang sudah terpasang tadi.
- Terus ulangi hingga menutupi semua sisi pondasi. Jangan lupa untuk mengecek kerataan selama proses pemasangan dengan memakai waterpass.
- Pasang lem atau thin bed mortar di bagian batas bata ringan, lalu letakkan bata ringan lain di sana. Bentuknya zig-zag, seperti pada proses pemasangan batu bata merah atau bentuk bata yang lainnya.
- Potong bata ringan jika perlu untuk membuat ukurannya lebih pas dari ujung ke ujung.
- Ratakan permukaan dinding dengan menggunakan pecahan bata ringan.
Rekomendasi Bata Ringan Terbaik untuk Dipasang di Proyek
Setelah tahu cara pasang bata ringan, apakah Anda siap untuk berbelanja di tempat terbaiknya.. ? Jika sudah, jangan ragu menghubungi kami untuk berkonsultasi dan memesan produk bata ringan premium berkualitas terbaik!